Kabar NTB
Bima (Global FM Lombok)-
Dari 12 Partai Politik (Parpol) peserta pemilu 2014, tercatat baru satu partai yang sudah melaporkan dana awal kampanye ke KPU Kabupaten Bima. Sementara 11 parpol lainnya dinyatakan belum menyerahkan laporan dana kampanyenya. KPU kabupaten Bima terus mengingatkan parpol agar segera melaporkan kewajibannya tersebut paling lambat 27 Desember mendatang.
Ketua KPU Kabupaten Bima Nursusila kepada Global FM Lombok saat ditemui di ruang kerjanya Jumat (22/11) mengatakan, satu parpol yang telah melaporkan dana awal kampanye tersebut yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Laporan trsebut diterima beberapa waktu lalu. Namun diakuinya, dia belum mengetahui berapa dana awal yang tertera tersebut, karena bukan KPU yang langsung melakukan audit melainkan oleh tim audit independen yang ditunjuk oleh KPU.
Nursusila mengatakan, sebanyak 11 Parpol yang belum menyerahkan laporan dana kampanye saat ini tengah dalam proses pembuatan laporan. Untuk penyelesaian ini, tak jarang para bendahara maupun petugas parpol yang mengurus dana awal kampanye sering datang ke KPU untuk berkonsultasi. Agar proses pelaporan dana kampanye parpol tidak menuai kesulitan, pihak KPU memberikan bimbingan teknis (bimtek) untuk bendahara dan petugas. Bimtek ini berkejasama dengan Ikatan Akutansi Indonesia (IAI) Mataram, NTB.
“ KPU juga menyiapkan HelpDes yang menjadi tempat bertanya bagi Parpol jika belum mengerti atau paham tentang pengurusannya. Khususnya mengenai pengisian form-form dana kampanye.” Ujarnya.
Menurut Nursusila, jika pelaporan dana kampanye tidak dilaporkan oleh parpol ke KPU, maka sanksinya parpol tersebut tidak saja didiskualifikasi, melainkan akan dicoret sebagai peserta pemilu 2014 mendatang.
Ia mengatakan, permasalahan seperti ini jika tidak disosialisasikan dengan baik, kerap menimbulkan protes dari masyarakat maupun parpol sehingga terancam terjadinya chaos. Untuk mencegah terjadinya chaos, pihaknya melakukan pendekatan yang baik kepada semua peserta pemilu “Makannya kami berusaha memberitahu sekecil apa pun kegiatan atau tahapannya,” tuturnya.(ris)
Di Bima, Baru PKS Parpol Yang Laporkan Dana Kampanye
Dari 12 Partai Politik (Parpol) peserta pemilu 2014, tercatat baru satu partai yang sudah melaporkan dana awal kampanye ke KPU Kabupaten Bima. Sementara 11 parpol lainnya dinyatakan belum menyerahkan laporan dana kampanyenya. KPU kabupaten Bima terus mengingatkan parpol agar segera melaporkan kewajibannya tersebut paling lambat 27 Desember mendatang.
Ketua KPU Kabupaten Bima Nursusila kepada Global FM Lombok saat ditemui di ruang kerjanya Jumat (22/11) mengatakan, satu parpol yang telah melaporkan dana awal kampanye tersebut yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Laporan trsebut diterima beberapa waktu lalu. Namun diakuinya, dia belum mengetahui berapa dana awal yang tertera tersebut, karena bukan KPU yang langsung melakukan audit melainkan oleh tim audit independen yang ditunjuk oleh KPU.
Nursusila mengatakan, sebanyak 11 Parpol yang belum menyerahkan laporan dana kampanye saat ini tengah dalam proses pembuatan laporan. Untuk penyelesaian ini, tak jarang para bendahara maupun petugas parpol yang mengurus dana awal kampanye sering datang ke KPU untuk berkonsultasi. Agar proses pelaporan dana kampanye parpol tidak menuai kesulitan, pihak KPU memberikan bimbingan teknis (bimtek) untuk bendahara dan petugas. Bimtek ini berkejasama dengan Ikatan Akutansi Indonesia (IAI) Mataram, NTB.
“ KPU juga menyiapkan HelpDes yang menjadi tempat bertanya bagi Parpol jika belum mengerti atau paham tentang pengurusannya. Khususnya mengenai pengisian form-form dana kampanye.” Ujarnya.
Menurut Nursusila, jika pelaporan dana kampanye tidak dilaporkan oleh parpol ke KPU, maka sanksinya parpol tersebut tidak saja didiskualifikasi, melainkan akan dicoret sebagai peserta pemilu 2014 mendatang.
Ia mengatakan, permasalahan seperti ini jika tidak disosialisasikan dengan baik, kerap menimbulkan protes dari masyarakat maupun parpol sehingga terancam terjadinya chaos. Untuk mencegah terjadinya chaos, pihaknya melakukan pendekatan yang baik kepada semua peserta pemilu “Makannya kami berusaha memberitahu sekecil apa pun kegiatan atau tahapannya,” tuturnya.(ris)







0 komentar: