Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan

32 [ANYAMAN MAKNA DALAM KETUPAT]

Setiap lebaran terutama Idul Fitri, ada satu hidangan yang tak boleh absen dalam keluarga kami yaitu ketupat. Walau kadang beberapa kali harus tergantikan dengan lontong karena kendala teknis diataranya mencari daun kelapa untuk dibuat ketupat. Lebaran tahun ini nyaris tanpa ketupat atau lontong. Pandemi Covid-19 membuat saya tidak bisa pulang kampung lebaran bersama keluarga, satu sisi saya harus tetap di Sumbawa tempat mengabdi saat ini.

ES POTONG JADUL




Saat berkendara motor menjelang Adzan Ashar tetiba melihat lelaki paruh baya mendorong gerobak berwarna pink, bukan hanya warna pink nya yang unik tetapi sesuatu yang dijajakan di gerobak tersebut "Es Potong Jadul" begitu tulisan di sisi depan gerobak. Kalau di eranya dulu Cuma ES POTONG aja terkenal namanya.

Mina Sarua, Minuman “Energi” Ala Bima





Setiap daerah di Nusantara memiliki kuliner khas yang merupakan ciri masing-masing daerah, tak ketinggalan pula minuman khasnya yang tentu kaya akan rempah-rempah setempat dengan manfaat yang beraneka ragam. Makassar dengan Sarabbanya, Tanah Pasundan Jawa Barat dengan Bajigur dan bandrek, juga seperti Malang Jawa Timur dengan Wedang Ronde yang tersohor. Bima, daerah ujung timur Provinsi Nusa Tenggara Barat juga punya minuman “ Energi “ bernama Mina Sarua.

MADU TAMBORA YANG MEMPESONA



Sejak saya kecil di Jakarta orang Bima paling terkenal kalau pulang kampung pasti bawa oleh-oleh madu selain rempah-rempah  dan hasil bumi lainnya. Saat itu saya belum tau kalau ternyata ada madu murni dan madu palsu, namanya juga masih kecil taunya cuma nikmati aja.

Setelah tinggal di Bima medio tahun 1994an baru kesadaran adanya madu yang tidak murni itu timbul selain pernah beli madu yang tidak murni juga banyak dapat cerita bahwa modus mencampur madu tersebut bisa dikatakan profesional juga.

Setelah madu didapatkan dari sarangnya di hutan, sebelum sampai dibawa kepemukiman peduduk maka ditambah/dicampur dengan beberapa racikan seperti air asam, air gula merah dan lain-lain. Bayangkan madu murni yang tadinya cuma satu botol bisa menjadi berbotol-botol.

Lima tahun terakhir saya bisa menikmati dan merasakan madu asli murni, madu tambora. Dari banyak sumber tempat saya beli entah madu apapun dari daerah manapun asalnya (mungkin lagi tidak beruntung) tetap kebagian dari rasanya terindikasi tidak murni. Sampai akhirnya datang langsung ke Tambora salah satu kecamatan di Kaki Gunung Tambora Kabupaten Bima NTB . Saya menikmati langsung madu yang masih bersama sarangnya.

Kalau ada kesempatan berkunjung ke Gunung Tambora (salah satu gunung yang letusannya sangat terkenal se-dunia) jangan sampai tidak menikmati madu murni asli tambora yang mempesona.

Resep Oi Mangge (Khas Mbojo - Bima NTB)

Oi mangge merupakan makanan khas warga Bima-Dompu sebagai teman nasi dan ikan teri (uta paku)

Bahan yang di butuhkan:

1. Asam secukupnya,
2. Bawang merah,
3. Cabe,
4. garam, gula, micin dan Air secukupnya.


Cara pembuatan :
Cuci asam dengan air bersih, masukan dalam mangkok kemudian tambahkan air secukupnya dan remas-remas. Kupas bawang merah kemudian iris tipis masukan dalam kuah yang telah ada, tambahkan garam, gula, micin dan cabai yang telah di potong miring dan Oi mangge siap di hidangkan.
 
Sumber : http://salajambojo.blogspot.com