Kabar NTB

Giliran Senat Segel Kantor Dekan FITK IAIN Mataram

17.22.00 Iwan Wahyudi 0 Comments



Mahasiswa di depan ruang Dekan FTIK IAIN Mataram yang disegel Senat Fakultas FTIK karena diduga melakukan pelecehan seksual, Rabu (19/3). | Foto oleh : kabar3/ Turmuzi

KEDUA kalinya kantor Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Keguruan (FITK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Mataram kembali disegel. Penyegelan dilakukan menggunakan papan setebal tiga centimeter, menggunakan paku beton dan menutupi seluruh permukaan pintu ruang dekan. Dimana di depan papan itu tertempel kertas bertuliskan “Ruang Dekan FITK Disegel Senat Fakultas”.

Penyegelan kali ini dilakukan lansung Senat FITK, usai melakukan rapat terbatas tindak lanjut atas status Dekan FITK, Muhammad yang telah melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap ER asal Jakarta.

Irzani, anggota Senat FITK mengaku sangat kecewa dengan sikap Rektor IAIN Mataram, yang tekesan lembek dan tidak berani melakukan tindakan tegas, dengan memecat Muhammad sebagai dekan FITK.

Padahal, kata Irzani, berdasarkan hasil penelusuran dan temuan senat institut maupun fakultas telah terbukti bersalah. “Namun sampai sekarang tetap masuk kampus tanpa rasa malu. Kenapa rektor tidak berani memecat Muhammad, ada apa dengan rector?” katanya dengan nada emosi ditemui sejumlah wartawan di Kampus II IAIN Mataram, Selasa (19/3).

Irzani menegaskan yang membuat mereka marah meski telah terbukti melakukan tindakan pelecehan seksual pada ER dan lima orang mahasiswi IAIN Mataram yang lain,  Muhammad tetap masuk kampus. Padahal sebelumnya mahasiswa telah menyegel ruangannya. “Ini menunjukkan kalau Muhammad benar-benar tidak memiliki rasa malu sedikitpun,” katanya Irzani menambahkan.

Sementara itu terpisah puluhan mahasiswa juga melakukan aksi demonstrasi menuntut Rektor IAIN Mataram memecat Dekan FITK dari jabatannya sebagai dekan maupun sebagai dosen IAIN Mataram. Mugni, mahasiswa FITK dalam orasinya di halaman Kampus II IAIN Mataram mengatakan, perbuatan Dekan FITK, Muhammad selain telah mencoreng nama baik IAIN Mataram, sebagai perguruan tinggi (PT) Islam di mata masyarakat.

Ia pun mengatakan secara kelembagaan, Muhammad juga merusak nama baik dunia pendidikan. "Apa jadinya IAIN Mataram sebagai PT Islam, kalau kelakuan dosennya yang seharusnya ditiru dan digugu (didengar), justru melakukan perbuatan bejat, " teriak Mugni dengan suara berapi-api.

Sumber : http://www.kabar3.com

You Might Also Like

0 komentar: