Dunia Islam
YOGYAKARTA, Rabu (Sahabat Al-Aqsha):
Senin dini hari waktu Indonesia Barat, 7 Juli 2014, secara resmi
pemerintah penjajah zionis mengumumkan serangan terhadap Jalur Gaza
dengan nama Operasi Protective Edge.
Selama 3 hari sejak pengumuman itu, menurut laporan resmi Brigade Asy-Syahid Izzuddin Al-Qassam, sayap militer gerakan perlawanan Islam Palestina Hamas, penjajah zionis telah melancarkan sekitar 400 kali serangan udara.
Memasuki hari ketiga serangan itu semakin acak. Rumah-rumah warga sipil dihujani bom. Tercatat 24 anak syahid (in syaa’ Allah) dan puluhan orang dewasa lainnya juga. Sudah ratusan dari 1,7 juta jiwa warga Gaza yang dipenjara di Penjara Raksasa.
Jalur Gaza dikepung penjajah zionis dengan dukungan Mesir dan negara-negara Barat sejak pertengahan tahun 2006. Pada akhir tahun 2008 sampai awal tahun 2009 penjajah zionis melancarkan kejahatan militer bernama Operasi Timah Panas (Operation Cast Lead). Lalu disusul Operasi Pilar Awan (Operation Pillars of Cloud) pada November 2012.
Untuk pertama kalinya pada tahun 2012 itu, zionis yang memulai serangan, zionis juga yang meminta gencatan senjata.
Entah bagaimana akhirnya Operation Protective Edge ini. Yang jelas tujuan utama serangan militer ini adalah untuk mengambil alih kembali Jalur Gaza yang berhasil mengusir seluruh serdadu zionis sejak 2005.
Jalur Gaza sejak Agustus 2005 adalah Garis Pertahanan Umat Islam sedunia, bukan hanya sepotong Palestina. Kepada Allah kita serahkan segalanya, dengan segala cara kita akan menolong keluarga-keluarga kita di Gaza.
Berikut ini foto-foto yang dikumpulkan Tim Media dan Informasi Sahabat Al-Aqsha dari berbagai sumber.* (Sahabat Al-Aqsha)
Sumber : http://sahabatalaqsha.com
Foto-foto Serangan Zionis atas Gaza 48 Jam Terakhir
Selama 3 hari sejak pengumuman itu, menurut laporan resmi Brigade Asy-Syahid Izzuddin Al-Qassam, sayap militer gerakan perlawanan Islam Palestina Hamas, penjajah zionis telah melancarkan sekitar 400 kali serangan udara.
Memasuki hari ketiga serangan itu semakin acak. Rumah-rumah warga sipil dihujani bom. Tercatat 24 anak syahid (in syaa’ Allah) dan puluhan orang dewasa lainnya juga. Sudah ratusan dari 1,7 juta jiwa warga Gaza yang dipenjara di Penjara Raksasa.
Jalur Gaza dikepung penjajah zionis dengan dukungan Mesir dan negara-negara Barat sejak pertengahan tahun 2006. Pada akhir tahun 2008 sampai awal tahun 2009 penjajah zionis melancarkan kejahatan militer bernama Operasi Timah Panas (Operation Cast Lead). Lalu disusul Operasi Pilar Awan (Operation Pillars of Cloud) pada November 2012.
Untuk pertama kalinya pada tahun 2012 itu, zionis yang memulai serangan, zionis juga yang meminta gencatan senjata.
Entah bagaimana akhirnya Operation Protective Edge ini. Yang jelas tujuan utama serangan militer ini adalah untuk mengambil alih kembali Jalur Gaza yang berhasil mengusir seluruh serdadu zionis sejak 2005.
Jalur Gaza sejak Agustus 2005 adalah Garis Pertahanan Umat Islam sedunia, bukan hanya sepotong Palestina. Kepada Allah kita serahkan segalanya, dengan segala cara kita akan menolong keluarga-keluarga kita di Gaza.
Berikut ini foto-foto yang dikumpulkan Tim Media dan Informasi Sahabat Al-Aqsha dari berbagai sumber.* (Sahabat Al-Aqsha)

Bangunan rumah keluarga Al-Kurdi di Gaza Utara dihancurkan total berikut penghuni di dalamnya. Foto: Electronic Intifada

Delapan
orang warga sipil, 6 diantaranya anak-anak syahid di dalam rumah di
Gaza Selatan ini yang hancur diserang pesawat-pesawat tempur zionis.
foto: Palestine Social

Kenan
Hamad, usia 6 tahun, kehilangan ayah dan ibu serta empat anggota
keluarganya yang lain setelah rumahnya hancur dibom pesawat-pesawat
zionis. Dia kini yatim piatu. foto: @RamAbdu/Gaza

Sahabat
Al-Aqsha bertekad memberikan bantuan untuk Kenan Hamad dan seluruh anak
di Gaza. Dengan poster resmi ini Sahabat Al-Aqsha mengajak seluruh
rakyat Indonesia tidak berpangku tangan menyaksikan keluarganya
dizhalimi. Desain: Sahabat Al-Aqsha. Foto: @RamAbdu

Daftar nama Syuhada Gaza per 9 Juli 2014, pagi waktu Indonesia Barat yang beredar di sumber-sumber kabar resmi di Twitter.
Sumber : http://sahabatalaqsha.com






0 komentar: